114
Followers
203
Following
417
Likes
ID:nusantaraberta
Follow
All playlists · Total 87
4
Koman ya kaka cakep dan mbak2 cantik ☺️
2
Kalau untuk spray cabai, umumnya jam 6 pagi lebih bagus daripada jam 8 pagi, gan—asal daun sudah tidak terlalu basah oleh embun. Patokan sederhananya: * 06.00–07.00: bagus kalau embun sudah mulai mengering. * 07.00–09.00: masih bisa, tetapi matahari mulai panas. * Hindari spray ketika daun masih basah kuyup atau saat matahari sudah terik. Untuk fungisida pencegahan patek, saya lebih pilih sekitar jam 6–7 pagi setelah embun mengering. Pastikan setelah penyemprotan ada waktu beberapa jam tanpa hu...
2
Bisa membantu, tapi dolomit bukan obat langsung untuk penyakit layu. Dolomit terutama membantu: * Menaikkan pH tanah yang terlalu masam. * Menambah Ca dan Mg. * Membantu kondisi akar dan penyerapan unsur hara. * Secara tidak langsung membuat tanaman lebih kuat. Kalau layu cabai disebabkan Fusarium, Phytophthora, atau bakteri, tabur dolomit saja biasanya tidak cukup. Penyebabnya perlu ditangani juga.
2
Kalau aku kesulitan air jadi tanaman tidak bisa maksimal. Kalau kamu apa? Keadaan tanaman bagaimana?
4
Iya gan, hujan pertama setelah kemarau panjang bisa cukup berisiko untuk cabai, terutama kalau tanaman sebelumnya mengalami kondisi kering/stres. Yang perlu diwaspadai: * 🌧️ Kelembapan naik mendadak → kondisi lebih mendukung patek/antraknosa, bercak daun, dan beberapa penyakit busuk. * 💦 Tanah yang lama kering tiba-tiba basah → kalau drainase jelek, akar bisa kekurangan oksigen dan lebih mudah bermasalah. * 🍃 Daun dan buah menjadi sering basah → penyakit yang membutuhkan kelembapan tinggi le...
2
Kalau maksudnya cabai di musim kemarau, 200 ml per tanaman setiap 3 hari biasanya terlalu sedikit, terutama kalau tanaman sudah besar dan sedang berbuah. Sebagai gambaran: * 🌱 Tanaman masih kecil: 200 ml bisa cukup sementara, tergantung kondisi tanah. * 🌿 Tanaman besar/generatif: kebutuhan air jauh lebih tinggi; 200 ml/3 hari sering tidak cukup. * ☀️ Tanah berpasir atau panas → kebutuhan air makin tinggi. * 🌧️ Tanah masih lembap → jangan terpaku angka, sesuaikan kondisi tanah. Patokan prakti...
2
Kalau aku yang sering di pakai antara lain Rizotin, Curacron, dan Petrogenol karena cukup efektif menekan serangan lalat buah saat diaplikasikan di waktu yang tepat. Kalau kalian punya racikan atau merk andalan lain? Tulis di kolom komentar ya! 👇
2
Kalau aku biasanya pilih manzate dan score, karena cukup jadi andalan untuk membantu mengendalikan bercak daun. Kalau kalian pakai merk apa? Tulis alasannya juga di kolom komentar ya! 👇🌶️
2
Kalau aku: Ambition. Menurutku performanya bagus untuk membantu pemulihan tanaman dan menjaga pertumbuhan tetap optimal. Kalau kalian pakai merek apa? Tulis alasannya juga ya! 👇 #cabaiakiyama
2
Kalau tanam cabai di musim kemarau, ada tiga hal yang jangan sampai terlambat. Pertama, pasang mulsa agar kelembapan tanah tetap terjaga. Kedua, atur penyiraman secara rutin sebelum tanaman mengalami stres. Ketiga, lakukan pengendalian hama sejak awal, karena cuaca kering sering memicu peningkatan serangan kutu, tungau, dan thrips. Lebih baik mencegah daripada mengobati. #cabaicyber77
2
**“Masih banyak yang mengira insektisida yang baunya menyengat pasti lebih ampuh. Padahal itu tidak benar. Bau hanya berasal dari pelarut atau formulasi produknya, bukan penentu daya bunuh. Ada insektisida yang hampir tidak berbau tetapi sangat efektif, ada juga yang baunya tajam namun hasilnya biasa saja. Yang paling penting justru bahan aktifnya, apakah sesuai dengan hama sasaran, dosisnya tepat, dan waktu aplikasinya benar. Jadi jangan memilih insektisida karena baunya, tetapi karena kandung...
4
Iya gan, di daerah pegunungan saat musim kemarau justru suhu malam dan pagi bisa lebih dingin karena langit cerah dan panas bumi cepat terlepas ke atmosfer. Kondisi ini bisa mengundang beberapa penyakit tanaman, terutama jika ada embun tebal pada malam hingga pagi hari, misalnya: * Antraknosa (patek) pada buah cabai. * Bercak Daun Cercospora. * Embun Tepung pada tanaman yang rentan. Selain penyakit, suhu dingin juga bisa menyebabkan: * Penyerapan hara lebih lambat. * Pertumbuhan tanaman melamba...
2
Keseragaman buah cabai ditentukan oleh beberapa faktor, gan: 1. Genetik varietas (paling besar pengaruhnya) * Benih hibrida biasanya menghasilkan buah yang lebih seragam ukuran, bentuk, dan warnanya. * Benih hasil simpan sendiri yang sudah banyak mengalami persilangan biasanya lebih beragam. 2. Kesehatan tanaman * Tanaman yang tumbuh sehat dan akarnya bagus cenderung menghasilkan buah yang lebih seragam. 3. Kecukupan hara * Kekurangan unsur tertentu, terutama kalium (K), kalsium...
2
Kalau musim kemarau lalu pucuk cabai mengering atau hilang, penyebabnya bisa beberapa macam gan: 1. Kekurangan air → pucuk paling muda yang pertama terdampak. Tanah terlihat kering dan daun muda layu saat siang. 2. Trips → menyerang pucuk muda hingga mengeriting, mengering, dan pertumbuhan terhenti. 3. Tungau (mite) → pucuk menjadi kecil, kaku, kusam, lalu mengering. 4. Panas berlebih + angin kering → pucuk bisa terbakar meski tanaman masih hijau. 5. Kelebihan pupuk atau semprotan terlalu pekat...
2
Pada masa vegetatif cabai, pupuk susulan biasanya diberikan rutin tiap 5–7 hari sekali, tergantung kondisi tanaman dan sistem tanam. Umumnya pola petani seperti ini: * Umur 7–14 HST → mulai susulan ringan. * Setelah itu rutin 1–2 kali per minggu sampai masuk pembungaan. Kalau dihitung total: * masa vegetatif sekitar 30–40 hari, * biasanya ada 4–8 kali susulan.
2
Boleh, tapi ada plus minusnya gan. Untuk tanaman cabai, spray malam hari biasanya kurang disarankan kalau kelembapan tinggi atau embun banyak. Yang perlu diperhatikan: * Daun basah terlalu lama malam hari bisa memicu jamur dan bakteri, seperti patek/antraknosa, embun tepung, atau busuk daun. * Malam hari stomata tanaman cenderung kurang aktif, jadi penyerapan pupuk daun tidak seoptimal pagi/sore. * Kalau pakai fungisida kontak, malam kadang malah bagus karena tidak cepat menguap kena panas mata...
2
Iya, dolomit cukup membantu mengurangi risiko layu, terutama di tanah yang terlalu asam. Karena dolomit mengandung kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) serta membantu menaikkan pH tanah. Manfaatnya untuk menekan layu antara lain: * pH tanah lebih stabil → jamur dan bakteri penyebab layu biasanya lebih ganas di tanah terlalu asam. * Kalsium membantu memperkuat dinding sel akar sehingga akar tidak gampang rusak. * Akar jadi lebih sehat dan panjang. * Aktivitas mikroba baik di tanah jadi lebih bagus. *...
2
Buah cabai sering rontok sebelum besar biasanya karena tanaman tidak kuat mempertahankan buah muda. Penyebabnya bisa dari stres, nutrisi, cuaca, sampai gangguan akar. Penyebab yang paling sering: * Kekurangan kalium dan kalsium → tangkai buah lemah, buah gampang copot. * Nitrogen berlebihan → daun subur tapi buah banyak rontok. * Akar bermasalah → akar busuk atau kurang sehat bikin suplai nutrisi ke buah terganggu. * Cuaca ekstrem → panas tinggi, hujan terus, atau angin kencang bikin bunga dan ...
2
Iya, benar gan. Kalsium memang punya peran besar bikin dinding sel buah lebih kuat, jadi buah terasa lebih keras, padat, dan tidak gampang lembek atau busuk. Pada tanaman cabai, kalsium membantu: * Menguatkan jaringan buah * Mengurangi pecah buah * Mengurangi busuk ujung buah (blossom end rot) * Membantu buah lebih awet setelah panen * Membuat tanaman lebih tahan stres Tapi ada beberapa hal penting: * Kalsium bukan langsung “mengeraskan” buah seperti obat instan, melainkan memperkuat struktur s...
2
Bisa banget terjadi gan. Tanaman terlihat aman dari hama, tapi buah atau daun tetap rusak. Biasanya penyebabnya bukan cuma serangga. Beberapa kemungkinan yang sering kejadian di cabai: * Penyakit jamur atau bakteri Misalnya patek, busuk batang, layu bakteri. Hama sedikit tapi penyakit jalan terus karena cuaca lembap atau kebun terlalu rimbun. * Akar bermasalah Akar rusak karena genangan, nematoda, atau pupuk terlalu keras bikin tanaman kelihatan hijau tapi sebenarnya lemah. Akhirnya bua...
Pinned
like
0
Pinned
like
1
Pinned
like
1
like
2
like
0
like
0
like
0
like
1
like
0
like
2
like
1
like
0
like
0
like
1
like
0
like
0
like
0
like
0
like
1
like
0
like
0
like
0
like
1
Loading
kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai kwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwaikwai